Izinkan saya untuk menggaruk kepala saya terlebih dahulu.
*garuk-garuk kepala*
Terima kasih. Langsung ke topik utama saja.
Semua berawal ketika saya sedang mengunjungi forum tongkrongan saya dan masuk ke dalam forum Video Vault. Niat saya sih, ingin mencari video humor atau unik dari youtube, tapi ternyata saya malah mendapatkan video yang lebih menarik.
Berikut ini adalah video yang saya temukan.
Lalu, ini versi dengan tambahan vocal dari mbak Hatsune Miku.
.
Merasa familiar dengan lagu diatas? Nah, saya merasa begitu! Langsung saja saya coba cari lagu tersebut di youtube juga, dengan keyword “Ibu Pertiwi”. Munculah video ini.
Tadinya sih saya cuman ingin memeriksa saja, benar tidaknya dugaan saya. Tapi setelah membaca salah satu comment di video tersebut, saya malah jadi semakin bingung. Isi comment sebagai berikut.
to pinkcuddler and lalakon … yes, IT IS originally an American gospel song called What A Friend we have in Jesus … we just can’t claim this song our own … liriknya saja dalam bahasa Indonesia ..aslinya ya memang lagu rohani kristen judulnya What a Friend We Have in Jesus
Lho, lho, lho? Jadi, ini maksud sebenarnya apa? Makin penasaranlah saya, sehingga mencari lagi lagu dengan judul tersebut. Video tersebut dengan sukses saya temukan.
Aku shock™. Ternyata nada dalam lagu tersebut persis, sama seperti dua lagu sebelumnya. Saya terang masih belum puas, bertanyalah saya kepada mbak Wiki dan dibimbing menuju jawabannya. Yang menarik perhatian saya dalam jawaban yang telah diberikan oleh mbak Wiki itu adalah tentang kepopuleran lagu ini di Negeri Sakura.
In Japan, the hymn’s title was originally translated as “Itsukushimi Fukaki” (いつくしみ深き, lit. “Deep Affection”), which is what it is best known by. In 1910, Daisui Sugitani re-wrote the lyrics in Japanese and changed the title to “Hoshi no Yo” (星の界, lit. “World of Stars”). Another version was written by Ryūkō Kawaji with the title “Hoshi no Sekai” (星の世界, lit. “World of Stars”). It is also known by the title “Tsumi Toga o ni Nō” (つみとがをにのう). The hymn is popular to play during wedding ceremonies in Japan. The tune of the hymn was used as a basis for two songs from the Japanese visual novel Planetarian: Chiisana Hoshi no Yume produced by Key.
*terdiam sejenak*

facepalm.jpg
Ditulis oleh Disc-Co 
Ditulis oleh Disc-Co
Ditulis oleh Disc-Co
Manusia(?) ganteng yang mencoba menjadi lebih ganteng.